Search

Perkiraan Harga Innova 2021 Apabila Mendapatkan Potongan PPnBM 0%

Updated: Sep 19


innova 2021

Beberapa tahun belakangan ini Toyota telah merilis produk mobil terbarunya untuk menyajikan lebih banyak pilihan mobil. Toyota merilis versi terbaru dari Kijang Innova dengan sebutan Innova Reborn.


Sebutan Innova Reborn disematkan untuk merepresentasikan Innova generasi keenam yang memiliki tampilan lebih mewah dengan fitur-fitur yang lebih modern. Harga yang dibanderol untuk mendapatkan Innova 2021 ini pun cukup menarik, yaitu berada di kisaran harga di bawah Rp500 juta.


Hal ini menjadi lebih menarik lagi ketika mengetahui pada tahun 2021 ini, Presiden Joko Widodo mengisyaratkan untuk menggratiskan pajak mobil baru lewat penerbitan aturan diskon Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM) untuk mobil sampai 2.500 cc.



Bagi Tunas Friends yang penasaran tentang perkiraan harga Innova 2021 setelah relaksasi PPnBM, mari perhatikan ulasan lengkapnya berikut ini.


Baca juga: Spesifikasi toyota innova diesel dan harga kijang innova terbaru 2021

Rencana PPnBM 0% untuk Mobil Toyota 2.500 cc

Menteri Keuangan Sri Mulyani menyampaikan bahwa insentif pajak akan diberikan pada mobil yang produksinya memiliki Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) harus mencapai 70%.


Dengan pengertian lain, jika mobil memiliki kapasitas di bawah 2.500 cc tapi tidak memenuhi syarat TKDN mencapai 70%, maka tidak mendapat diskon pajak.


Sri Mulyani juga menyampaikan bahwa pemerintah juga masih berupaya dalam penyempurnaan aturan insentif PPnBM pembelian mobil baru sampai 2.500 cc ini. Hal ini menjadi bahan pertimbangan seiring bertambahnya permintaan mobil di atas 1.500cc.


Baca Juga: Semakin mewah inilah tampilan eksterior kijang innova 2021


Sebagai informasi tambahan, mulai Maret hingga Desember, pemerintah akan memberikan diskon PPnBM untuk pembelian mobil baru.


Aturan tersebut ada di dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 20/PMK.010/2021 tentang PPnBM atas Penyerahan Barang Kena Pajak yang Tergolong Mewah Berupa Kendaraan Bermotor Tertentu yang Ditanggung Pemerintah Anggaran 2021.


Dijelaskan dalam Pasal 2 bahwa insentif PPnBM berlaku untuk jenis mobil sedan atau station wagon yang menggunakan mesin diesel atau semi diesel dengan kapasitas isi silinder hingga 2.500 cc.


Baca Juga: Cara hitung simulasi kredit toyota innova 2021


Relaksasi PPnBM juga berlaku untuk kendaraan bermotor yang memiliki kapasitas pengangkutan penumpang di bawah 10 orang (termasuk pengemudi) untuk jenis sedan dan station wagon.


Dijelaskan pula di Pasal 5 bahwa bulan Maret hingga Mei, pemerintah akan membebaskan PPnBM 100%. Lalu, relaksasi PPnBM bulan Juni hingga Agustus berkurang menjadi 50% dan akan berkurang kembali mencapai 25% bulan September hingga Desember.


Jika dicermati dari persyaratan yang ditetapkan oleh pemerintah tersebut, maka dapat dipastikan kebijakan tersebut akan berdampak pada harga Toyota Innova Reborn yang akan menjadi lebih terjangkau.


Baca Juga: Tampilan Eksterior toyota innova venturer 2021


Hal ini dikarenakan Toyota Innova Reborn menggunakan mesin di bawah 2.500 cc dan produksi unitnya pun dilakukan di kawasan industri yang berada di Karawang, Jawa Barat.


Baca juga: 7 Kelebihan dari Toyota Kijang Innova 2021


Spesifikasi Mesin Innova 2021

Innova 2021 menyediakan dua tipe pilihan mesin, yakni mesin bensin 2.000 cc dan diesel 2.400 cc. Dibekali dengan sistem transmisi manual 5-percepatan dan sistem transmisi otomatis 6-percepatan.


Untuk saat ini, versi mesin diesel dari Innova Reborn masih menjadi primadona di pasaran. Mesin diesel 2GD rancangan Toyota ini mampu menawarkan tenaga yang sangat mumpuni khususnya dalam melakukan perjalanan jauh.


Mesin ini memiliki respon yang lumayan cepat, torsi besar, dan lebih irit dalam penggunaan bahan bakar.


Baca Juga; yuk simak review singkat toyota innova 2021 ini


Toyota Kijang Innova terbaru ini memiliki tipe mesin diesel 2GD-FTV 4-silinder 16-katup berteknologi DOHC with VNT Intercooler dan mesin bensin 1TR-FE 4-silinder 16-katup berteknologi DOHC with Dual VVT-i.


Selain itu, mobil ini juga termasuk irit dalam penggunaan bahan bakar karena didukung oleh sistem Dual VVT-i. Konsumsi bahan bakar rata-rata Innova Reborn untuk jalur kombinasi sekitar 9,5 km/liter.


Baca juga: 3 Alasan Utama Memilih Toyota Innova Diesel Matic


Fitur-Fitur yang Terdapat pada Innova Reborn

Innova 2021 hadir dengan fitur keselamatan yang lebih mumpuni. Rangka bodi mobil ini sudah menggunakan Global Outstanding Assessment (GOA).


Keselamatannya didukung dengan Dual SRS Airbags, Curtain Shield Airbags, Side Airbags, dan Knee Airbag yang berfungsi untuk mengurangi benturan ketika terjadi kecelakaan.


Baca Juga: Modifikasi agya 2021 untuk anak muda


Fitur keselamatan lainnya pun sudah cukup lengkap, seperti Side Impact Beam, Collapsible Steering Column, Seat Belt Pretensioner and Force Limiter, Smart Entry, ISOFIX, ABS & EBD, Hill Assist Control, dan Vehicle Stability Control.


Baca juga: Inilah 5 kelebihan toyota innova venturer 2021

Cara Menghitung Harga Innova Reborn PPnBM 0%

Dalam aturan Pemerintah Nomor 41 Tahun 2013 tentang Barang Kena Pajak yang Tergolong Mewah Berupa Kendaraan Bermotor yang Dikenai PPnBM, Innova termasuk dalam kendaraan berpenggerak 4x2 berkapasitas 2.500 cc dikenakan tarif sebesar 20%.

Berdasarkan hal tersebut, berikut contoh cara menghitung harga Toyota Innova setelah terkena relaksasi PPnBM.


Sebagai contoh, Innova M/T Bensin saat ini dijual seharga Rp342.400.000. Nilai jual kendaraan bermotor (NJKB) Innova 2.0 M/T Diesel diambil dari Permendagri nomor 1 tahun 2021 diketahui sebesar Rp256.000.000 dan koefisien bobot 1,050. Berikut perhitungannya:


= (NJKB x koefisien bobot) x nilai PPnBM 20 %

= (Rp256.000.000 x 1,050) x 20 %

= Rp53.760.000


Berdasarkan perhitungan di atas maka besaran penurunan harga Innova M/T jika dikenakan PPnBM 0% adalah:


Rp342.400.000 – Rp53.760.000 = Rp288.640.000


Baca juga: inilah harga toyota innova, sebandingkah dengan kualitasnya?


Perkiraan Harga Innova 2021 Potongan PPnBM 0%

Saat ini, Toyota Innova versi terbaru dibanderol mulai dari Rp342,4 juta (2.0 G M/T Bensin) hingga Rp445,7 juta (2.4 V A/T Diesel). Dengan adanya P