Cara Cek Kendaraan yang Terkena Tilang Elektronik ETLE dan Cara Membayarnya


tilang elektronik

Tilang elektronik atau E Tilang tahap pertama sudah berlaku sejak 23 Maret 2021. Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) ini dilakukan secara daring, di mana bagi yang melakukan pelanggaran akan diberitahu melalui e-mail atau dikirim langsung ke rumah.


Ada sebanyak 244 buah kamera tilang elektronik yang terpasang. Mulai dari wilayah Polda Metro Jaya, Jawa Tengah, Jawa Timur, Jawa Barat, Banten, Riau, Jambi, Sulawesi Selatan, Sulawesi Utara, Sumatera Barat, Yogyakarta, hingga Lampung.


Tunas Friends yang terkena tilang online, wajib membayar denda sesegera mungkin sesuai dengan tenggat waktu yang ditentukan. Jika tidak, nomor STNK Tunas Friends akan diblokir secara otomatis.


Keberadaan E-Tilang ini diharapkan mampu menyadarkan para pelaku pelanggaran agar lebih berhati-hati dalam berkendara. Kamera CCTV lalu lintas akan selalu memantau kendaraan-kendaraan yang melanggar peraturan di beberapa titik jalan.



Penting bagi para pengendara untuk mengetahui cara mengecek apakah kendaraan Tunas Friends terkena E Tilang atau tidak. Sebab, jika seandainya terkena E-Tilang, Tunas Friends tidak akan bisa mengetahuinya langsung.


Baca juga: Tilang Elektronik (ETLE) Sudah Berlaku, 5 Hal yang Wajib Anda Ketahui Mengenai E Tilang


Cara Cek Kendaraan yang Terkena Tilang Elektronik atau Tidak

Berikut ini adalah cara cek status tilang online yang dapat kamu ikuti langkah-langkahnya. Simak, yuk!


  1. Buka halaman resmi dari Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) yaitu di https://etle-pmj.info/id/check-data.

  2. Masukkan nomor pelat kendaraan, nomor mesin, dan nomor rangka. Tunas Friends bisa melihatnya di STNK.

  3. Setelah memasukkan kelengkapan data yang diperlukan, klik ‘Cek Data’.

  4. Jika memang ada pelanggaran, maka data status akan keluar di halaman tersebut. Diikuti dengan catatan waktu, lokasi dan tipe kendaraan.

  5. Namun, jika ternyata Tunas Friends tidak melakukan pelanggaran, maka akan muncul tampilan ‘No Data Available’ atau ‘Data Tidak Ditemukan’.


Khusus wilayah Yogyakarta, Tunas Friends bisa mengaksesnya di tautan halaman https://www.etle-diy.info/id/check-data.


Baca juga: Cara Kerja Tilang Elektronik (e-tilang) di Indonesia


Alur Kerja E Tilang

Terdapat 5 (lima) tahapan tilang elektronik melalui Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE), yakni:


Deteksi

Secara otomatis, perangkat kamera CCTV menangkap pelanggaran lalu lintas melalui kontrol terpusat. Lalu, media sebagai barang bukti pelanggaran langsung dikirim ke back office ETLE di polda setempat.


Identifikasi

Petugas yang berjaga akan mengidentifikasi data kendaraan yang terekam kamera CCTV dengan menggunakan Electronic Registration and Identification sebagai sumber data kendaraan yang valid.


Kirim Surat

Selanjutnya, petugas mengirim surat konfirmasi ke alamat tempat tinggal pemilik kendaraan bermotor untuk permohonan konfirmasi atas pelanggaran yang dilakukan. Selain ke alamat rumah, surat konfirmasi bisa dikirimkan melalui e-mail.


Konfirmasi

Setelah menerima surat konfirmasi pelanggaran dari petugas, para pemilik kendaraan wajib melakukan konfirmasi melalui website atau bisa juga mengunjungi langsung ke kantor Sub Direktorat Penegakan Hukum.


Penerbitan Surat Tilang

Lalu, petugas akan menerbitkan surat tilang resmi dengan metode pembayaran Virtual Account (VA) BRI pada setiap pelanggaran yang sudah berhasil diverifikasi sesuai dengan penegakan hukum yang berlaku.


Baca juga: Cara Mengurus dan Biaya Plat Nomor Sementara (STCK)


10 Pelanggaran yang Ditindak dalam Tilang Online

Terdapat 10 pelanggaran lalu lintas yang akan ditindaklanjuti dalam E Tilang.atau Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE), yaitu:


  1. Pelanggaran Traffic Light

  2. Pelanggaran Marka Jalan

  3. Pelanggaran Ganjil-Genap

  4. Pelanggaran Melawan Arus

  5. Pelanggaran Menggunakan Ponsel Saat Berkendara

  6. Pelanggaran Tidak Memakai Helm

  7. Pelanggaran Sepeda Motor Berbonceng Tiga

  8. Pelanggaran Keabsahan STNK

  9. Pelanggaran Tidak Menggunakan Sabuk Pengaman

  10. Pelanggaran Pembatasan Jenis Kendaraan Tertentu


Pelanggaran-pelanggaran di atas merupakan jenis pelanggaran yang sering terjadi, namun tidak disadari. Bahkan beberapa di antaranya sengaja dilakukan karena menganggap tidak ada polisi di tengah jalan yang akan melakukan penilangan.


Kini, Tunas Friends sebagai pengendara kendaraan bermotor tidak bisa tenang begitu saja. Kamera CCTV yang terpasang di beberapa titik akan selalu mengawasi dan mengirimkan surat tilang langsung ke alamat tempat tinggal. Jadi, lebih berhati-hati ya!


Baca juga: Cara Blokir STNK Online untuk Menghindari Pajak Progresif


Cara Membayar Denda Tilang Elektronik

Selain cara mengecek status tilang, Tunas Friends juga perlu memahami tentang caranya membayar denda E-Tilang.


  • Surat tilang dikirim ke alamat pelanggar lalu lintas. Di dalamnya tercantum jelas mengenai pasal yang telah dilanggar, berikut tanggal dan tempat pelanggaran tersebut dilakukan.

  • Pada tautan situs konfirmasi pelanggaran yang tercantum di dalam surat tilang, Tunas friends akan menemukan jumlah denda yang harus dibayarkan.

  • Lakukan konfirmasi terlebih dahulu, kemudian Tunas Friends akan mendapatkan e-mail konfirmasi yang berisi tanggal sidang beserta lokasinya.

  • Tunas Friends juga akan menerima pesan singkat (SMS) yang isinya kode Virtual Account BRI atau BRIVA untuk membayar denda.

  • Pembayaran bisa dilakukan melalui bank transfer atau datang langsung ke sidang pengadilan sesuai dengan jadwal yang ditetapkan. Jika lewat bank transfer, Tunas Friends tidak perlu datang sidang.

  • Konfirmasi pelanggaran hanya berlaku selama 8 (delapan) hari. Sementara tenggat waktu pembayaran adalah 15 hari sejak tanggal pelanggaran terjadi. Jika lebih dari itu, maka akan dilakukan pemblokiran STNK sementara.


Baca juga: Jangan Tabrak Lari! 10 Hal yang Dilakukan Ketika Kecelakaan Lalu Lintas


Besaran Denda E-Tilang

Adapun besaran denda tilang online yang berbeda-beda sesuai dengan jenis pelanggaran yang terjadi, seperti:


  • Menggunakan Ponsel saat Berkendara; Denda sebesar Rp750.000 atau kurungan pidana maksimal 3 bulan.

  • Tidak Menggunakan Helm saat Mengendarai Motor; Denda sebesar Rp250.000 atau kurungan pidana maksimal 1 bulan.

  • Tidak Memakai Sabuk Pengaman di Mobil; Denda sebesar Rp250.000 atau kurungan pidana maksimal 1 bulan.

  • Melanggar Rambu Lalu Lintas dan Marka Jalan; Denda sebesar Rp500.000 atau kurungan pidana maksimal 2 bulan.

  • Menggunakan Pelat Nomor Palsu; Denda sebesar Rp500.000 atau kurungan pidana maksimal 2 bulan.


Baca juga: 5 Alasan Mengapa Mobil Anda Tidak Lulus Uji Emisi


Selalu jaga diri dan kendaraan Tunas Friends dengan cara mematuhi setiap peraturan lalu lintas yang sudah ditetapkan. Dengan begitu, berkendara pun jadi nyaman dan aman sampai tujuan.


Jangan lupa untuk selalu memelihara mesin mobil Tunas Friends, sehingga tidak ada masalah yang timbul ketika sedang berada di perjalanan jauh. Kunjungi bengkel Tunas Toyota untuk melakukan booking service sekarang juga!


Apabila Tunas Friends juga sedang mencari mobil baru, silakan klik di sini dan pilih mobil Toyota favorit Tunas Friends dengan spesifikasi dan performa andalan yang sesuai dengan keinginan dan kebutuhan!



22 views0 comments