Search

Mobil Toyota Fortuner Dijadikan Angkot di Papua


toyota fortuner

Toyota Fortuner masih menjadi favorit masyarakat, mulai dari masyarakat yang tinggal di kota hingga di pedesaan sekalipun, seperti Papua. Pulau Papua, memiliki topografi yang cukup ekstrem yaitu berupa lembah dan bukit dengan medan bebatuan.


Tunas Friends perlu berjalan kaki atau menaiki angkot dengan tarif yang lumayan tinggi, harganya bisa sampai ratusan ribu rupiah. Mengapa mahal? Ini dikarenakan, Papua memanfaatkan Toyota Fortuner sebagai transportasi umum.


Mobil Fortuner yang terbilang mewah ini dipakai sebagai mobilitas (pengganti jalan kaki) untuk melewati medan-medan ekstrem tadi. Jarak antar wilayah yang jauh juga menjadi alasan masyarakat menggunakan mobil Fortuner sebagai angkutan umum.



Lalu, bagaimana reaksi Toyota Indonesia melihat fenomena yang terjadi pada mobil Fortuner di wilayah Indonesia bagian Timur ini?


Baca juga: Spesfikasi Toyota Fortuner VRZ TRD Diesel dan Harga Fortuner 2021 Terlengkap


Toyota Indonesia Kaget Toyota Fortuner Dijadikan ‘Angkot’ di Papua

Selain Mobil Fortuner, beberapa mobil lainnya seperti Innova dan Hilux juga dijadikan angkutan umum di Papua. Ternyata, Toyota Indonesia tidak mengetahui hal ini.


Namun, Toyota Indonesia merasa puas dan bangga produknya bisa menjadi solusi mobilitas terbaik bagi seluruh masyarakat hingga ke pelosok desa. Sebab, tidak semua mobil bisa digunakan untuk melewati medan-medan berat dan terjal seperti di daerah Papua.


"Kaget dan bersyukur membaca berita ini, artinya Toyota Fortuner bisa menjadi solusi transportasi di Papua yang masih memiliki medan jalanan yang ekstrem, di mana tidak setiap jenis mobil bisa melewatinya," kata Rouli H. Sijabat, Public Relations Manager PT. Toyota Astra Motor.

Masyarakat di Papua juga menganggap Fortuner 2021 sebagai pilihan ladang bisnis terbaik dengan spesifikasi mumpuni dan performa yang efisien.


Angkutan umum mewah ini tergolong unik karena mampu mengantarkan masyarakat pedalaman yang kebanyakan tidak beralas kaki. Namun, Toyota Fortuner juga kerap digunakan sebagai transportasi bagi para rombongan RI 1 yang berkunjung ke Papua.


Di samping keuntungan yang cukup besar dari bisnis ini, ada juga kerugian dan kekhawatiran yang dialami. Seperti pembajakan, perampokan, hingga ancaman longsor ketika sedang di perjalanan.


Baca juga: Hasil Uji Tabrak Toyota Fortuner, Bintang 5 ASEAN NCAP


Spesifikasi Masih Sama dengan Mobil Fortuner Konvensional

mobil fortuner

Toyota Indonesia telah memastikan bahwa mobil Fortuner yang digunakan menjadi angkutan umum di Papua tidak memiliki spesifikasi atau fitur khusus. Melainkan, spesifikasi dan fiturnya sama dengan Fortuner pada umumnya.


Di mana mobil ini memiliki dimensi panjang 4.795 mm, lebar 1.855 mm, tinggi 1.835 mm, dan jarak poros roda sekitar 2.475 mm. Ditambah keandalannya yang berplatform ladder frame dengan ground clearance yang tinggi untuk menunjang kenyamanan.


Serta, memiliki dua pilihan kapasitas mesin yaitu 2,4L dan 2,7L dengan tipe mesin 4-silinder 16-katup berteknologi DOHC VNT Intercooler.


Tersedianya roda penggerak 4x4 membuat para pengusaha transportasi lokal di Papua menganggap bahwa Fortuner 2021 cocok untuk medan jalanan yang ada.


Baca juga: Toyota Hilux Mendapatkan Bintang 5 dari ASEAN NCAP


Mengapa Fortuner Dipilih Sebagai ‘Angkot’ di Papua?

Situasi medan jalan di pedalaman sangat berbeda sekali dengan perkotaan. Di Papua, wilayah pedesaannya belum beraspal, kondisi berlumpur, dan juga rawan longsor. Jika ingin pergi dari satu kabupaten ke kabupaten lain, masyarakat Papua harus melewati medan ini.


Keberadaan Toyota Fortuner ini sangat diandalkan dan menjadi solusi untuk permasalahan di atas. Sehingga sangat terbantu dalam mobilitas tanpa harus kelelahan berjalan kaki untuk jarak yang lumayan jauh.


Mobil berjenis Sport Utility Vehicle (SUV) berpelat kuning ini sering kali ditemukan di pedalaman Paniai melalui jalur Nabire. Berdasarkan pengalaman masyarakat Papua, mobil Fortuner memiliki performa yang baik untuk medan jalan yang rusak, longsor, dan bebatuan.


Butuh waktu selama kurang lebih enam jam perjalanan dari Nabire ke daerah Paniai, serta melewati beberapa jembatan yang masih dalam pembangunan. Walaupun begitu, kenyamanan tetap dirasakan oleh pengemudi dan para penumpangnya.


Baca juga: Konsumsi BBM Toyota Yaris 2021 yang Sangat Irit


Berapa Tarif Angkot Mewah di Papua?

Dikarenakan jalanan yang ditempuh cukup ekstrem dan berisiko, sopir angkutan umum mewah ini mengenakan tarif yang cukup mahal.


Jangan terkejut apabila Tunas Friends berkunjung ke pedalaman daerah Papua dan dikenakan tarif 500 ribu per orang setiap naik angkutan mewah Fortuner. Tentunya jumlah ini mencapai 100 kali lipat dari tarif angkutan umum di Jakarta.


Bahkan, apabila Tunas Friends mau menyewa mobil tersebut seharian, tarifnya menjadi lebih mahal mulai dari 1 juta hingga 3 juta rupiah untuk satu kali carter. Tergantung seberapa jauh jarak dan medan tempuhnya.


Jika masih satu kota, tarifnya hanya 1 juta. Namun, jika sudah menjangkau luar kota, maka tarifnya menjadi 3 juta. Lumayan mahal ya, Tunas Friends.


Baca juga: Toyota Indonesia Tetap Menjadi Market Leader di Tengah Pandemi


Spesifikasi Fortuner 2021

fortuner 2021

Sedikit informasi mengenai spesifikasinya. Fortuner 2021 memiliki dua pilihan mesin, yakni mesin bensin tipe 2TR-FE Dual VVT-i berkapasitas 2.694 cc dan mesin diesel tipe 2GD-FTV berkapasitas 2.393 cc.


Tenaga yang dihasilka