Search

Mobil Listrik Toyota yang Dibuat di Indonesia

Updated: May 28


mobil listrik toyota indonesia
Sumber: Toyota Astra Motor

PT Toyota Astra Motor telah meluncurkan mobil listrik Toyota di Indonesia demi memenuhi tujuan dasar dari perusahaan Toyota sendiri yaitu menciptakan kendaraan berkonsep ‘Mobility Happiness for All’.


Proyek ini sudah mulai dijalankan dengan menghadirkan sejumlah unit mobil listrik Toyota di wilayah Bali, Indonesia. Proyek mobil listrik Toyota dianggap sangat menguntungkan berbagai pihak, baik dari Gubernur Bali, PT Toyota Astra Motor, hingga masyarakat luas.


Inovasi baru yang dihasilkan oleh perusahaan otomotif asal Jepang ini membuat banyak masyarakat jadi tidak sabar dan ingin buru-buru menikmati mobil listrik Toyota di daerah mereka tinggal, terutama di kota-kota besar.


Sebagai pengendara kendaraan bermotor, perlu diperhatikan juga ketika merawat mobil yang dimiliki. Lakukan servis secara berkala untuk pertolongan pertama jika mobil yang Tunas Friends miliki ternyata mengalami masalah yang tidak diketahui langsung.



Sekarang, mari simak penjelasan lengkapnya mengenai proyek EV Smart Mobility yang diusung PT Toyota Astra Motor untuk mewujudkan komitmennya demi pemenuhan kebutuhan masyarakat Indonesia!


Baca juga: Apa itu Mobil Hybrid? Mengenal Lebih Dalam Mobil Hybrid Toyota


EV Smart Mobility

Proyek EV Smart Mobility diluncurkan di The Nusa Dua, Bali. EV Smart Mobility adalah integrasi ekosistem untuk bisa merasakan pemakaian motor listrik Toyota.


Tujuannya yaitu untuk mempopulerkan dan mendukung pemanfaatan teknologi elektrifikasi di Indonesia, serta mendorong terwujudnya lingkungan yang jauh lebih baik. Selain itu, adanya motor listrik Toyota diharapkan bisa menjadi solusi mobilitas bagi masyarakat luas.


Ini juga sebagai bentuk realisasi PT Toyota Astra Motor dalam menghadirkan konsep kendaraan ‘Mobility Happiness for All’ yang dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat di Indonesia.


Memang, sejak dulu, Toyota memiliki komitmen untuk memberikan solusi mobilitas terbaik yang menyeluruh termasuk pembuatan teknologi elektrifikasi. Makanya dibuatlah proyek EV Smart Mobility ini.


Bagi Tunas Friends yang ingin menggunakan layanan pada proyek EV Smart Mobility, langsung saja datang ke station yang terletak di depan Central Parkir The Nusa Dua (depan Bali Collection) atau ke station yang ada di area pintu masuk Pulau Peninsula.


Di samping itu, terdapat salah satu upaya untuk mendukung pengembangan SDM di era ini yaitu dengan cara memperkenalkan xEV Center. xEV Center merupakan Pusat Pembelajaran Teknologi Elektrifikasi pertama di Indonesia.


Melalui pusat pembelajaran ini, diharapkan para generasi muda Indonesia menyadari eksistensi industri elektrifikasi. xEV Center memiliki fasilitas virtual tour yang dapat diakses dengan mudah oleh publik, termasuk mahasiswa, pelajar, maupun pemerintah.


Baca juga: Amankah Mobil Hybrid Toyota Melintasi Banjir?


Mobil Listrik Toyota di Indonesia

Dalam proyek mobil listrik Toyota di Indonesia telah dipersiapkan tiga model kendaraan elektrifikasi yang menggunakan teknologi Battery EV (BEV) dan juga Plug-in Hybrid (PHEV).


Jumlah totalnya 30 unit mobil, terdiri dari 20 unit Toyota Coms berbasis BEV, 5 unit Toyota C+pod (BEV), dan 5 unit Toyota Prius PHEV.


Toyota Coms dan Toyota C+pod yang merupakan mobil listrik Toyota berbasis baterai ini bisa digunakan oleh masyarakat (atau turis) yang berada di kawasan The Nusa Dua, Bali, dan sekitarnya sebagai bentuk dukungan ecotourism di area tersebut.


Sementara itu, Toyota Prius PHEV dimanfaatkan menjadi layanan airport transfer dari dan ke kawasan Bandara Ngurah Rai, serta untuk kendaraan mobilitas di sekitar wilayah Bali.


Mobil Toyota C+pod dan Prius PHEV dilengkapi dengan fitur digital key untuk memudahkan para pengguna dalam melakukan pengaturan akses secara digital, seperti booking, pembayaran, dan akses membuka/mengunci pintu mobil.


Proyek ini juga dilengkapi teknologi panel matahari atau solar panel untuk memenuhi kebutuhan shelter/station dengan fungsi terbaik yaitu mengisi daya pada mobil listrik Toyota di Indonesia.


Toyota sejalan dengan komitmen ITDC dalam rangka mewujudkan Eco Sustainable Tourism di kawasan pariwisata berdasarkan Peraturan Presiden No.55/2019.


Di samping itu, peluncuran mobil listrik Toyota juga akan mendukung implementasi Protokol CHSE, yaitu Cleanliness, Health, Safety, dan Environmental Sustainability. Protokol tersebut berguna untuk mewujudkan The Nusa Dua sebagai destinasi wisata yang bersih dan aman.


Wayan Koster, selaku Gubernur Bali, sangat memberi apresiasi kepada Toyota atas inisiatifnya menciptakan kendaraan ramah lingkungan di The Nusa Dua. Tentu saja, ini sesuai dengan Peraturan Gubernur Bali dan Visi Pembangunan Daerah Bali.


Sebagai informasi tambahan, seluruh unit mobil pada EV Smart Mobility akan disterilisasi sebelum dan setelah digunakan. Sehingga para pengguna dapat menikmati pengalaman baru dengan mobil listrik Toyota yang mudah, aman, nyaman, dan menyenangkan.


Baca juga: Review dan Harga Toyota Corolla Cross Hybrid, Mobil Hybrid Termurah Toyota


Spesifikasi Mobil Listrik Toyota Coms

Memasuki spesifikasinya, kali ini akan dibahas salah satu tipe yaitu mobil listrik Toyota Coms. Bentuknya sekilas mirip dengan Toyota i-Road, namun i-Roads menggunakan tiga roda saja, sementara Coms memiliki empat roda.


Dirancang oleh Toyota Auto Body sebagai alat transportasi jarak terbatas di kawasan tertentu. Kemampuan jarak tempuhnya mencapai 50 kilometer dalam sekali pengisian daya. Coms menggunakan penggerak motor listrik tunggal yang ada di roda belakang.


Tenaga yang dihasilkan hingga 6,8 PS dengan torsi maksimum 40 Nm, di mana mampu melaju sampai sejauh 60 kilometer per jamnya dengan beban bagasi 30kg.


Biaya setrum baterai Coms sekitar 120 yen atau setara dengan Rp16.421 (rata-rata 2,4 yen per kilometer), dengan pengisian daya penuh dalam waktu 6-7 jam. Di Jepang, tarif listrik yaitu 23 yen atau setara dengan Rp410 per kWh.


Baca juga: Perbedaan Toyota Corolla Cross Bensin dan Hybrid


Kandungan Lokal Mobil Listrik Toyota

Toyota masuk pada fase ketiga TKDN (Tingkat Komponen Dalam Negeri) dengan melibatkan kerja sama banyak perusahaan lokal.


Di fase ketiga atau fase advance ini, kandungan dalam unit mobil listrik Toyota antara lain aluminium, steel, biji plastik, dan petrokimia.