Search

5 Alasan Mengapa Mobil Anda Tidak Lulus Uji Emisi


uji emisi

Per tanggal 24 Januari 2021, DKI Jakarta resmi menerapkan peraturan uji emisi kendaraan bermotor. Peraturan ini mewajibkan seluruh mobil atau motor dengan usia diatas tiga tahun yang beroperasi di jalanan DKI Jakarta harus lulus uji emisi gas buang.


Ketentuan ini ditetapkan berdasarkan Peraturan Pemerintah No. 66 Tahun 2020 tentang Uji Emisi Gas Buang Kendaraan Bermotor. Hal ini ditujukan untuk mengurangi jumlah polusi udara yang ada di DKI Jakarta.


Terdapat sanksi bagi mobil dan motor yang tidak lulus uji emisi kendaraan bermotor. Sanksi yang diberikan kepada pelanggar berupa tilang atau denda sebesar Rp 500 ribu untuk mobil dan Rp 250 untuk motor.


Bagi Tunas Friends yang bingung harus melakukan uji emisi dimana, bengkel Tunas Toyota menyediakan jasa uji emisi loh. Yuk, segera booking jadwal uji emisi kendaraan-mu melalui website Tunas Toyota.



Kenapa ya mobil bisa tidak lulus uji emisi? Terdapat beberapa alasan yang dapat menyebabkan mobil gagal dalam hasil uji emisi. Untuk tahu alasannya, yuk simak!


Baca juga: 24 Januari 2021, Kendaraan Bermotor Wajib Melakukan Uji Emisi


Telat Ganti Oli atau Memakai Oli yang Tidak Sesuai

Alasan yang pertama adalah telat ganti oli atau memakai oli yang tidak sesuai rekomendasi pabrik. Pasalnya, keadaan oli yang kurang baik atau sesuai dapat menyebabkan proses pembakaran yang tidak sempurna.


Proses pembakaran yang tidak sempurna ini berpotensi membuat mobil menyisakan level emisi yang tinggi, melebihi ambang batas untuk lulus uji gas buang.


Baca juga: Manfaat dari Uji Emisi Kendaraan Bermotor


Asal Pilih Bahan Bakar

Selain oli yang tidak sesuai, asal memilih bahan bakar juga dapat memicu proses pembakaran yang tidak sempurna pada mesin kendaraan. Memakai bahan bakar yang tidak sesuai dengan rasio kompresi dapat meningkatkan kadar emisi NOx, HC, dan CO.


Maka, penting sekali untuk memilih bahan bakar yang sesuai dengan rasio kompresi mesin. Rasio kompresi mesin dapat dilihat di spesifikasi masing-masing kendaraan.


Berikut adalah daftar kadar oktan bahan bakar yang sesuai untuk rasio kompresi mesin:

  • Rasio kompresi 7 sampai 9:1 = BBM dengan kadar oktan 88

  • Rasio kompresi 9 sampai 10:1 = BBM dengan kadar oktan 92

  • Rasio kompresi 10 sampai 11:1 = BBM dengan kadar oktan 95

  • Rasio kompresi 13, 1:1 = BBM dengan kadar oktan 102

  • Rasio kompresi 14, 1:1 = BBM dengan kadar oktan 107


Baca juga: Manfaat Servis Mobil Toyota secara Berkala


Injektor Tersumbat

Memperhatikan kualitas bahan bakar saja ternyata tidak cukup untuk memastikan mesin dalam keadaan yang baik. Kondisi injektor juga tidak kalah penting, sebab injektor berfungsi untuk menyemprotkan bahan bakar ke ruang pembakaran.


Injektor merupakan bagian mesin yang bekerja secara terus-menerus, hal ini membuat injektor berpotensi tersumbat oleh sulfur atau kotoran dari bahan bakar. Sumbatan ini dapat mengganggu dan menurunkan performa mesin.


Sumbatan juga dapat mengakibatkan penggunaan BBM semakin boros hingga menghasilkan asap hitam yang membuat emisi gas buang kurang sempurna.


Baca juga: Kupas Tuntas Total Biaya Servis Mobil Toyota Avanza Hingga 100.000 Km


Kebocoran pada Knalpot

Knalpot merupakan saluran keluarnya sisa-sisa pembakaran mesin atau asap dari mesin. Selain itu, knalpot adalah salah satu komponen dari mobil yang rentan mengalami masalah seperti keropos dan bocor.


Knalpot yang bermasalah dapat mengakibatkan tekanan pada sirkulasi gas buang berkurang yang akan mengganggu kinerja mesin. Salah satu efeknya adalah emisi gas buang yang meningkat.


Baca juga: Total Biaya Servis Berkala Toyota Innova Diesel 2021


Tidak Melakukan Servis Rutin

Alasan terakhir yang dapat menyebabkan tingginya emisi gas buang mobil yaitu, tidak melakukan servis rutin. Servis mobil secara rutin dapat memastikan performa mesin mobil dalam keadaan yang baik. Karena, seperti yang sudah dijelaskan diatas, emisi gas buang berkaitan erat dengan sistem pembakaran mesin.


Maka dari itu, kesadaran untuk melakukan servis rutin diperlukan untuk memastikan mobil tidak mengeluarkan gas buang yang melibihi kadar lulus.


Tanpa disadari, melakukan servis secara rutin tidak hanya berdampak positif bagi mobil, tetapi juga terhadap lingkungan lho Tunas Friends. Maka dari itu, pastikan mobil Tunas Friends rutin melakukan service berkala.


Supaya tidak lupa, yuk klik di sini untuk booking service berkala mobil Toyota Anda, servis berkala bisa dilakukan di rumah lho! Jadi Tunas Friends tidak perlu khawatir, apabila tidak punya waktu untuk datang ke bengkel.


Baca juga: Estimasi Total Biaya Servis Rutin Toyota Vios Sampai 100.000 Km


Untuk Tunas Friends yang belum melakukan uji emisi untuk kendaraan, harus segera melakukan uji emisi dan pastikan kendaraan Tunas Friends lulus ambang batas emisi. Karena, ada sanksi bagi para pelanggar peraturan baru ini. Jadi, Jangan sampai lupa ya! Tunggu apalagi, yuk langsung daftar di sini untuk menggunakan jasa uji emisi Tunas Toyota.



42 views0 comments