8 Tips Aman Menerjang Banjir dengan Mobil

Updated: Oct 2



Belakangan ini, hujan kerap mengguyur daerah Jakarta. Sudah ada 8 titik yang tergenang banjir, menurut keterangan dari Kepala Pusat Data dan Informasi BPBD DKI Jakarta. Sehingga banyak kendaraan yang terpaksa menerjang banjir, termasuk mobil.


Wali Kota Bogor sudah menghimbau seluruh warganya agar waspada terhadap banjir yang terjadi. Hal ini dikarenakan bendungan Katulampa berstatus Siaga 1 yaitu mencapai 250 cm. Jika intensitas hujan masih sama atau semakin tinggi, ini perlu dikhawatirkan.


Warga Jakarta dan Depok juga senantiasa berhati-hati saat berkendara. Bila harus menerjang banjir, siapkanlah berbagai rencana. Menerjang banjir tidak bisa sembarangan, Tunas Friends perlu mempertimbangkan beberapa hal ketika menerjang banjir agar tetap aman dalam perjalanan.


Baca juga: PSBB Diperketat! Ini Peraturan Berkendara yang Baru di Jakarta


8 Tips Menerjang Banjir dengan Mobil

Perhatikan Tinggi Genangan Banjir

Usahakan untuk mencari tahu seberapa tinggi genangan air di lokasi tersebut terlebih dahulu. Sebab, semakin tinggi genangan, maka semakin besar potensi kerusakan mesin yang dialami. Jika tidak terlalu menutupi trotoar, maka jalan masih aman dilalui mobil.


Pastikan tinggi genangan masih di bawah lubang knalpot mobil. Lebih tepatnya, tinggi maksimal yang disarankan yaitu sampai setengah ban mobil. Kecil kemungkinannya air bisa menyentuh bagian mesin mobil. Perhatikan juga kondisi mobil, apakah memiliki performa yang cukup baik untuk menerjang banjir?


Pilihlah Jalur yang Paling Tepat

Sebisa mungkin, pilih jalur terbaik yang bisa dilalui oleh mobil. Seperti, jalur yang memiliki genangan air paling rendah, serta jalur yang bebas dari polisi tidur dan kerusakan.


Cari tahu juga jalur-jalur mana yang bisa dijadikan alternatif menuju tempat yang akan Tunas Friends kunjungi, ini sangatlah berguna saat dalam keadaan darurat. Siapa yang menyangka nanti ternyata genangan air tiba-tiba naik dan terjadi kemacetan?


Hindari Arus Deras Banjir

Kebanyakan, banjir terjadi karena luapan sungai seperti halnya di Katulampa. Pada umumnya, musibah banjir seperti ini memiliki arus deras yang dapat memotong lintasan jalan.


Jika memang Tunas Friends melihat situasi dan kondisi ini pada jalan yang akan dilewati, segera mundur dan pilih jalan lain. Arus deras mampu menyeret siapa pun dan apa pun yang ada di sekitarnya. Bahaya jika mobil Tunas Friends juga ikut terseret.


Mengikuti Arah Gelombang Air

Ketika menerjang banjir, ban mobil bagian depan akan mendorong air dan menciptakan sebuah gelombang yang konsisten. Gelombang air ini akan bergerak maju dan menyisakan celah air yang lebih rendah.


Lalu, apa yang harus dilakukan? Tunas Friends hanya perlu mengikuti arah gelombang dan jaga momentum agar mobil dan gelombang air memiliki kecepatan yang sama. Sehingga Tunas Friends akan merasa telah menerjang banjir yang dangkal.


Jaga Jarak Aman dengan Mobil di Depan

Pastikan selalu menjaga jarak dengan mobil yang ada di depan. Jaga kecepatan mobil dengan konsistensi yang sama untuk mengurangi risiko terjebak di tengah banjir. Jangan lupa untuk meminimalisir rem mendadak, maka dari itu berkendaralah dengan perlahan saat menerjang banjir.


Selain agar kaca mobil tidak terciprat air kotor oleh mobil depan, menjaga jarak dapat dijadikan antisipasi keselamatan. Misalnya, saat mobil depan tiba-tiba berhenti mendadak karena mogok, Tunas Friends bisa berbelok mendahului dengan lebih aman.


Menjaga Putaran Rendah pada Mesin

Jalankan mobil dengan putaran mesin yang rendah sekitar 1.500-2.000 RPM, jagalah agar tetap konstan sehingga lebih mudah dikendalikan. Ini juga berguna saat air tidak sengaja masuk menyentuh mesin, kerusakan yang terjadi bisa lebih diminimalisir.


Tunas Friends tidak perlu menginjak pedal kopling, biarkan mobil berjalan dengan kecepatan yang konsisten. Tunas Friends bisa menjaga posisi transmisi gigi agar tetap di gigi 1 atau L (Low).


Jangan Injak Setengah Kopling

Melepaskan injakan kopling adalah langkah yang tepat ketika menerjang banjir, ini dilakukan supaya laju mobil Tunas Friends berada dalam posisi konstan dan mudah dikendalikan.


Jangan terlalu sering menginjak setengah kopling karena bisa menyebabkan kopling terbakar. Tentunya, ini sangat berbahaya bagi keselamatan Tunas Friends!


Apabila Kondisi Darurat, Matikan Mesin

Manusia bisa saja melakukan kesalahan, seperti salah memperkirakan ketinggian genangan banjir yang dilewati. Jika mobil yang Tunas Friends kendarai tiba-tiba bergeser sendiri (agak mengapung) di tengah banjir, Tunas Friends juga tiba-tiba mendengar bunyi aneh atau bau terbakar dari mesin mobil, jangan panik!


Satu hal yang harus Tunas Friends lakukan yaitu segera mematikan mesin. Dengan begitu, risiko kerusakan pada water hammer jadi bisa diminimalisir.


Baca juga: Usulan Pajak Mobil Baru 0% dari Menperin


3 Hal yang Harus Dilakukan Setelah Menerjang Banjir

Setelah berhasil menerjang banjir, inilah saatnya Tunas Friends melakukan pemeriksaan pada mesin mobil, seperti:


Mengeringkan Rem

Bisa dipastikan, beberapa komponen akan terkena genangan air walaupun tidak parah. Tunas Friends harus segera mengeringkan piringan rem yang basah agar daya pengereman bisa kembali seperti sedia kala.


Caranya dengan menginjak sedikit rem bersamaan dengan pedal gas selama 10-20 detik, lalu periksa dengan menginjak rem dengan tekanan normal. Lakukan sampai daya pengereman terasa lebih baik.


Mengeringkan Kopling

Selain rem, kopling juga bisa terkena basah karena genangan air dan perlu segera dikeringkan.


Tunas Friends bisa melakukan hal yang sama seperti mengeringkan rem untuk mengeringkan kopling transmisi. Jangan lupa untuk memeriksanya kembali, apakah kopling sudah bisa berjalan dengan sempurna atau belum.


Mengecek Fluida

Genangan air yang menyentuh bagian bawah mesin, terkadang bisa masuk juga dan bercampur dengan fluida. Oleh karena itu, periksa oli transmisi, oli mesin, dan juga minyak rem.


Fluida yang tercampur air biasanya akan berubah warna menjadi lebih keruh. Alangkah lebih baiknya, Tunas Friends segera menggantinya supaya tidak merusak bagian mesin lainnya.


Baca juga: Cara Mengganti Karet Wiper Mobil


Apabila mobil sudah terendam air dan mesin mobil mengalami mati mendadak, jangan coba-coba menyalakannya kembali. Segera lakukan langkah awal seperti yang dijelaskan di atas. Apabila membutuhkan layanan derek kendaraan, Tunas Friends bisa menghubungi Tunas Friend di nomor 1500-798.


Namun, untuk pengecekan mesin lebih lanjut, Tunas Friends bisa langsung menghubungi Bengkel Tunas Toyota dengan booking di sini. Jangan khawatir dan langsung lakukan penindakan ya, Tunas Friends!

28 views
TUNAS TOYOTA

Jl. Raya Pasar Minggu, RT.1/RW.6, Kalibata, Kec. Pancoran, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12740

  • Facebook
  • Instagram
Tunas Friend.png

TUNAS TOYOTA ©2020

Bagian dari PT. Tunas Ridean, Tbk.

dan Jardine Matheson Associate Company